Peringatan Isra Mikraj di Halsel, Ceramah Ustaz Das’ad: Jauhi Miras!

HARITA Nickel menghadirkan Ustaz Das’ad Latif sebagai penceramah saat tablig akbar dalam rangka memperingati Isra Mikraj yang berlangsung di Desa Buton, Kecamatan Obi, Halmahera Selatan, Maluku Utara, pada Rabu kemarin (23/2).

Sesuai laporan tertulis yang diterima cermat, kegiatan yang berlangsung di lapangan terbuka ini dihadiri oleh Wakil Bupati Halsel Bassam Kasuba dan Ketua DPRD Halsel Muhlis Djafar bersama para anggota DPRD Dapil Obi. Selain itu, terdapat pula tamu undangan yang mewakili Polres Halsel, Kodim 1509/Labuha, Kejari Halsel, Pengadilan Agama Labuha, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Halsel, serta masyarakat dari berbagai desa di pulau Obi dan sekitarnya dengan jumlah sekitar 2.000 orang.

Ustaz Das’ad dihadapan ribuan warga, dalam salah satu materi ceramahnya mengajak kepada masyarakat khususnya pemuda untuk menjauhi miras.

“Kepada masyarakat, khususnya pemuda, mari jauhi miras. Minuman itu berbahaya bagi kalian karena dapat menimbulkan berbagai masalah. Apa pun mereknya sama saja. Satu-satunya miras yang boleh kalian minum hanya es batu,” ujar Ustaz Das’ad.

Ia melanjutkan, banyak pemuda yang sudah kecanduan miras, salah satunya jenis cap tikus. Miras yang terbuat dari air nira pohon aren itu, selain memabukkan, juga mematikan.

“Orang yang minum itu dungu. Nama mirasnya saja sudah jelek, masih mau diminum juga. Cukuplah wajahmu saja yang jelek, jangan kau jadi pemabuk juga, nanti semakin jelek,” ujarnya.

Selain berpesan untuk menjauhi miras, Ust. Das’ad juga mengajak masyarakat untuk memperbanyak amal baik, salah satunya membiasakan diri bersalawat kepada Nabi Muhammad SAW. Menurutnya, selawat dengan penuh perasaan cinta kepada nabi dapat menghasilkan pahala yang begitu besar.

“Ada malaikat yang mampu mencatat jumlah air hujan. Ia mampu mencatat setiap tetesnya di laut, gunung, dan seluruh hamparan bumi. Namun, ia tak mampu mencatat pahala bagi orang-orang yang berselawat kepada nabi, karena saking banyaknya pahala itu,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Halsel, Bassam Kasuba memuji semangat yang ditunjukkan oleh masyarakat Pulau Obi dalam memperingati Isra Mikraj. Menurutnya, kegiatan keagamaan ini dapat membuat masyarakat menjadi pribadi yang semakin baik.

“Kegiatan ini adalah bagian dari siar Islam. Semoga tablig akbar dapat meningkatkan kesadaran spiritual masyarakat, terutama generasi muda agar mereka memiliki bekal keagamaan yang cukup,” ujar Bassam.

Ia juga mengucapkan apresiasinya terhadap HARITA Nickel dan masyarakat Pulau Obi yang senantiasa menjaga hubungan baik, sehingga acara seperti ini dapat terselenggara dengan meriah.

“Kami atas nama Pemda Kabupaten Halsel merasa bersyukur dan berbahagia dengan adanya sinergi yang baik ini. Kami ucapkan terima kasih kepada HARITA Nickel, sehingga kita bisa menyelenggarakan kegiatan yang insyaallah berkah,” tandasnya.

Deputy Head of Community Affair and Land Management HARITA Nickel, Latif Agung Supriadi, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan kesempatan yang sangat berharga. Meskipun terdapat berbagai rintangan seperti pandemi dan kondisi cuaca yang tak menentu, berkat doa dan dukungan bersama, kegiatan ini dapat terselenggara sesuai harapan.

“Acara ini tak lepas dari dukungan masyarakat. Merekalah yang pertama kali mengusulkan dan secara bersama-sama menyukseskan peringatan Isa Mikraj ini. Alhamdulillah Ust. Das’ad juga dapat hadir di sela-sela kesibukan beliau,” ucap Latif.

Ia bilang, kegiatan ini adalah bentuk komitmen HARITA Nickel dalam bidang keagamaan.

“Dukungan terhadap penyelenggaraan tablig akbar ini merupakan bagian dari Program Pemberdayaan Masyarakat (PPM) HARITA Nickel,” pungkasnya.

Sekadar diketahui, dalam kesempatan itu, HARITA Nickel juga menyerahkan dukungan dana kepada tiga masjid di Kecamatan Obi yaitu Masjid Al-Jami Desa Buton, Masjid Muttaqin Desa Jikotamo, dan Masjid Nurul Hidayah Desa Laiwui, dengan jumlah total sebesar Rp450.000.000.

Penyelenggaraan acara ini menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19. Jemaah yang datang diharuskan telah memiliki sertifikat vaksin, memakai masker, mengecek suhu tubuh, mencuci tangan, serta menjaga jarak. Pihak penyelenggara pun menyediakan pos kesehatan bagi masyarakat yang hendak melakukan vaksinasi. Hal ini merupakan salah satu bentuk sinergi antara Pemda Halsel dan HARITA Nickel dalam menanggulangi pandemi.

Sumber: Kumparan

Leave a Reply

Your email address will not be published.